Home | EVENTS | LAUNCHING BUKU " THE DOCTORS "

LAUNCHING BUKU " THE DOCTORS "

Font size: Decrease font Enlarge font
image

PERS CONFERENCE LAUNCHING BUKU " THE DOCTORS " THE UNTOLD STORIES, SELASA, 7 JUNI 2011 DI GARDENIA ROOM, HOTEL GRAN MAHAKAM

Dengan hormat,

Dr.Boyke Dian Nugraha, SpOG, Dr.Lula Kamal MSc, Dr. Sonia Wibisono & Dr.Tompi SpBP,

mengundang anda di acara,

                         PERS CONFERENCE
                                             LAUNCHING BUKU " THE DOCTORS "
                                                        THE UNTOLD STORIES


SELASA, 7 JUNI 2011
DI GARDENIA ROOM, HOTEL GRAN MAHAKAM

RUNDOWN ACARA
15.00 - 15.30   Registrasi & Snack high tea
16.00 - 16.05   MC opening
16.05-16.20     selingan
16.20 - 16.50   LAUNCHING BUKU
16.50 - selesai BOOK SIGNING

BAGI TAMU YANG NAMANYA TERDAFTAR DI GUEST LIST VIP PARA PENULIS, DAPAT FREE MASUK.
Bagi yang lain, ENTRANCE FEE adalah Rp.100.000 rupiah, mendapatkan 1 buah buku, tanda tangan THE DOCTORS, dan foto bersama.
(membayarkan langsung di acara tersebut)

Dapatkan juga doorprize menarik senilai jutaan rupiah.

RSVP to   :   soniawibisono@gmail.com
daftarkan, sms ke 0812 83155942
TICKET BOX DI:  BALI INTER MONEY CHANGER, PLAZA SENAYAN, LANTAI DASAR (SEBRANG COFFEE BEAN) DENGAN mbak PUTRI, 5725720

SINOPSIS BUKU THE DOCTORS, THE UNTOLD STORIES

Boyke Dian Nugraha

Cita-cita menjadi dokter sudah tertanam sejak umur 5 tahun. Di benaknya waktu itu, kalau jadi dokter pasti tidak bakal sakit. Setahun kemudian, Boyke mengalami sendiri ibu kandungnya keguguran, sementara ayahnya sedang menjalankan tugas negara. Namun sosok yang banyak menginspirasi Boyke untuk menjadi dokter adalah tokoh utama dalam serial Dr. Kildare yang ditayangkan TVRI waktu itu. Berwibawa, baik hati, dan heroik, dan komunikatif pada pasiennya.  

            Keputusannya untuk mendalami juga dunia entertainment pada awalnya dicibir banyak pihak, termasuk rekan-rekan sejawatnya. Tapi Boyke punya motto “Apa kata orang lain tentang diriku, itu adalah urusan orang lain. Yang menjadi urusanku adalah apa kataku tentang diriku.” Yang penting, katanya, ia terjun ke dunia seni bukan untuk sekadar mencari uang, tapi untuk melengkapi misi dalam mengedukasi masyarakat tentang kesehatan, khususnya tentang seks yang sehat. Dan ia bahagia menjadi seorang entertaining doctor.

Lula Kamal

Tak ada di kamusnya, cita-cita menjadi seorang dokter. Sejak SD hingga SMA, Lula lebih suka mengutak-atik angka dalam pelajaran matematika. Di dalam kepalanya, ia sudah punya niat akan melanjutkan ke jurusan Teknik Industri selulus SMA. Padahal, ibunya sangat ingin ia menjadi dokter. “Kalau ada anggota keluarga yang sakit atau kena masalah kesehatan lain, setidaknya dalam keluarga ini ada yang tahu apa yang harus dilakukan,” begitu alasan sang ibu.

            Akhirnya, Lula terpaksa menuruti petuah sang ibu, dan ia pun menempuh studi di FK Universitas Trisakti. Perkenalannya dengan dunia hiburan adalah ketika Lula ‘nyambi’ menjadi MC dan stand guide untuk mencari tambahan buat biaya kuliah. Kini, dengan menggeluti dua dunia, Lula bersyukur karena dua profesi tersebut—dokter dan artis—bisa saling mendukung.  

Sonia Wibisono

Dilahirkan dari pasangan dokter, tak heran kalau Sonia menyukai dunia kedokteran. Dia sangat antusias ketika mendengar kedua orang tuanya berdiskusi tentang masalah kedokteran, obat, dan penyakit. Itu adalah hal-hal menarik yang menjadi perhatiannya.

            Sonia percaya pada sinkronisitas dan tidak percaya pada kebetulan. Karena itu pula, ia yakin bahwa terjunnya dia ke dunia entertainment sudah ‘digariskan’ oleh Tuhan. Maka ia harus menjalani dua dunia tersebut dengan penuh cinta. “Aku menggabungkan kedua dunia yang aku geluti untuk kepentingan masyarakat. Aku senang bisa menularkan ilmu yang aku punya kepada masyarakat melalui dunia entertainment,” katanya.

Tompi

“Kalau suaranya seperti Tompi sih tidak akan pernah bisa jadi penyanyi,” kata guru kesenian Tompi mengomentari suaranya yang sember. Dan itu membuat ia tidak percaya diri pada kemampuan menyanyinya. Tapi, kenyataan berkata lain. Semua orang tahu suara seksi Tompi ketika bernyanyi.

            Berbeda dengan Boyke, Lula, dan Sonia—dokter yang nyasar ke dunia hiburan, Tompi sebaliknya, penyanyi yang nyasar ke dunia kedokteran. Dulu, cita-citanya ingin menjadi insinyur, tapi keluarga menyarankan aku untuk menjadi dokter. Di hampir seluruh keluarga di Aceh—dokter adalah profesi yang bisa mengangkat martabat keluarga. Salah satu kiatnya dalam menjalani dua profesi sekaligus adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk mengerjakan apa yang ingin dikerjakan. Jangan pernah menunda-nunda pekerjaan.

 

 PENULIS: WAHYU HIDAYAT


Ditunggu kedatangannya.



Download attachment Download attachment >> cover_doctor_714305472.jpg

Comments (0 posted):

Post your comment comment

Please enter the code you see in the image:

  • email Email to a friend
  • print Print version
  • Plain text Plain text
Tags
No tags for this article
Rate this article
0
© 2009 soniawibisono.com